Senin, 28 Januari 2013

Pelangi dalam citra otoritas Batam

       Otoritas Batam, seperti yang kita ketahui, perna begitu kental dengan sisi negatif dari suatu kawan idustri, pulau Batam dikenal dengan pulau "pulau mesum" dengan demikian, saat seseorang berkunjung ke Batam, tidak jarang ia merasa harus menyembunyikan kunjunganya. kunjungan ke batam jadi semacam silent visit, kunjungan yang tidak perlu di ketahui orang lain. Efeknya menjadi tidak baik karena peran word of mouth menjadi tidak jalan. orang tidak perna bercerita tentang Batam yang perna mereka kunjungi.Padahal dalam strategi pemasaran pariwisata, peran word of mouth mutlak di perlukan. Di sinilah peran PR diperlukan untuk mengaktifkan kunjungan orang ke Batam. PR memberikan fondasi yang kuat bai pemasaran untuk bekerja lebih efektif.
         Sekali pun kesan mesum belum sepenuhnya hilang dari Batam, tapi sekarang rasa "malu berkunjung ke Batam" itu telah hilang dan citra Batam mulai berubah. Ismeth Abdullah ketua otorita Batam dengan berbagai strategi PR mampu membuat orang mulai berbondong-bondong mengunjungi Batam, Efek duplikasinya menjadi besar bagi pengunjung potensial berikutnya karena mereka sudah tidak malu untuk bercerita bahwa mereka baru saja datang dari Batam. bahkan ada sedikit kebanggaan ketika mereka telah berkunjung ke Batam.
        Itu adalah hasil optimalisasi fungsi PR. PR tidak lagi semata membuat citra yang baik, tapi spesifik lagi adalah pada "bagian mana yang memiliki citra seperti apa" jadi, citra bukan hanya sekedar terpetakan menjadi baik dan buruk, citra justru dikembangkan sesuai dengan lahan yang akan dicitrakan tersebut. katakanlah kondisi investasi di Batam dicitrakan sebagai sangat kondusif. kemudian pembangunan di Batam dicitrakan sebagai pembangunan yang menguntungkan bagi indonesia. Amat di sayangkan jika kondisi Batam yang citranya sudah positif tersebut harus kembali terpuruk karena kerusuhan yang terjadi pada ahir april 2010 lalu. jadi, peran PR harus menyentuh profesi-profesi yang lain, sebaliknya profesi-prefesi non-PR pun mulai harus memahami PR untuk memetakan citranya.

Strategi Marketing kreatif

1. Rangkul beberapa kalangan untuk menjadi Brand Ambassador
Tak bisa kita pungkiri bila kehadiran Brand Ambassador menjadi salah satu alat promosi yang cukup efektif. Dalam hal ini, tentunya tidak harus menyewa artis terkenal dengan bayaran yang sangat mahal, namun bisa memanfaatkan tokoh masyarakat ataupun orang-orang di sekitar yang sekiranya memiliki prestasi cukup bagus sebagai duta produk.
Misalnya saja dengan menggandeng para atlet lokal, para pelajar yang memenangkan olimpiade sains tingkat dunia, dan lain sebagainya.

2. Menawarkan pemasaran kreatif melalui situs pertemanan
Merealisasikan ide pemasaran unik ternyata tidak hanya melalui dunia nyata saja. Namun juga, bisa menawarkan pemasaran kreatif melalui situs pertemanan (jejaring social) yang bisa dijangkau seluruh konsumen dengan mudah dan murah menggunakan jaringan internet.
Bila restoran Steak Kiloan memberikan kebebasan bagi para konsumen untuk memilih ukuran daging sesuai dengan selera, pelaku bisnis Steak Hotel Holycow lebih memanfaatkan twitter untuk mempromosikan restorannya.
Caranya yakni dengan memberikan satu porsi tiramisu gratis pada setiap pelanggan yang mention @holycowsteak dalam tweetnya. Strategi tersebut cukuplah sukses, sehingga wajar adanya bila setiap hari para konsumen rela mengantri untuk menikmati seporsi steak hotel ala Holycow dan mendapatkan tiramisu gratis dari aktivitas mention yang mereka lakukan.

3. Ciptakan sesuatu yang berbeda
Ketika yang lainnya mulai seragam, coba tampil sesuatu yang beda untuk mendapatkan perhatian khusus dari para konsumen. Contohnya saja seperti kesuksesan strategi pemasaran yang dijalankan restoran “Steak Kiloan” di Jakarta Timur, dimana mereka menjual steak berdasarkan berat daging (per kilogram), sehingga para pengunjung bisa memilih sendiri daging sapi yang akan mereka santap dan menyesuaikan ukurannya dengan perut serta kondisi kantong dompet masing-masing.
Dengan konsep pemasaran yang terbilang unik (pertama di Indonesia) ini, tidak heran bila restoran Steak Kiloan tersebut selalu ramai dikunjungi konsumen dan mendatangkan omset penjualan yang cukup besar setiap harinya.

4. Libatkan peran aktif para konsumen
Selain menggandeng beberapa public figure sebagai brand ambassador produk yang akan di pasarkan,  selanjutnya juga bisa melibatkan para konsumen untuk berperan aktif dalam menjalankan strategi promosi.
Dengan dicontohkan seperti strategi promosi produk kosmetik Pond’s melalui program promosinya Pond’s Make it Happen, sang produsen ingin membangun loyalitas konsumen dengan mengajak mereka untuk bisa mewujudkan mimpi atau cita-citanya bersama produk Pond’s.

5. Jadilah solusi bagi permasalahan konsumen
Ketika memasarkan produk ataupun jasa, yang terpenting adalah pahami kebutuhan konsumen dan jadilah solusi bagi permasalahan yang mereka hadapi. Strategi seperti ini bisa dilihat dari iklan produk baru Unilever “Pure it” (pemurni air) untuk keluarga yang menggunakan teknologi canggih, sehingga bisa menghasilkan air minum yang aman dikonsumsi tanpa perlu membutuhkan bahan bakar gas maupun listrik.
Melalui terobosan baru yang diciptakan, tidak menutup kemungkinan bila kedepannya para konsumen akan tertarik dengan produk yang akan tawarkan dan semakin loyal dengan perusahaan yang akan dijalankan. (BinisUkm / HN)

Analisis SWOT Program Promo Buy 1 get 1 Sriwijaya Air



Kekuatan:

-   Kelebihan program promo buy 1 get 1 Mandiri ini adalah apabila harga tiket sudah tinggi maka program promo ini akan lebih terasa, karena penumpang akan mendapatkan 2 tiket yaitu 1 tiket bayar full dan 1 tiket lagi hanya dikenakan biaya administrasi saja.

Kelemahan:

 - Kelemahan program ini adalah perusahaan sriwijaya air tidak bisa menganalisis apakah karttu Mandiri tersebut sudah di gesek (transaksi) dalam 1 hari untuk 4 kali penumpang atau belum, karena maksimal setip hari penggunaan program ini hanya 1 hari cukup 1 kali di gunakan saja, yang di takutkan dari perusahaan sriwijaya air adalah penggunaan kartu tersebut di gunakan lebih dari 1 kali dalam 1 hari.

Peluang:

-  Peluang yang di dapatkan perusahaan yang pasti benafit/keuntungan dari penjualan promo tiket mandiri pada load factor/kapasitas pesawat akan lebih meningkat dan tentu keuntungan untuk perusahaan akan meningkat.

Ancaman:

-  Untuk ancaman program promo buy 1 get 1 menggunakan kartu Mandiri ini hampir tidak ada, akan tetapi hanya pernyataan bahwa tiket yang menggunakan ini tidak bisa di refund dan penumpang harus terbang di jam dan penerbangan yang sama.

Langkah-langkah untuk menghadapi Krisis

1. Mengidentifikasi hal-hal yang mungkin keliru dan menjadi sangat menonjol ; menilai kerawangan di seluruh organisasi.

2. Menetapkan prioritas berdasarkan kerawanan yang paling urgen dan paling mungkin terjadi.

3. Menyusun pertanyaan, jawaban, dan resolusi untuk setiap skenario krisis potensial.

4. Memfokuskan pada 2 tugas penting - apa yang akan dilakukan dan apa yang akan dikatakan - selama masa-masa awal krisis setelah terjadinya sebuah krisis.

5. Menyusun strategi untuk membatasi dan bereaksi balik, bukan melakukan reaksi dan merespons.

 

Nestle Memadukan Citra sapi dalam kreativitas Melukis Anak

Untuk mengembangkan loyalitas terget marketing-nya, Nestle dengan positioning good food for life, mengadakan lomba melukis sapi di beberapa kota besar di indonesia, Amerika utara dan eropa. Di indonesia, lomba lomba melukis diadakan dijawa timur dan bali dengan mengambil judul "Sapi Fantasiku Bercorak Buah-buahan". strategi ini cukup memikat media massa (baca majala nova) dan stakeholder nestle. pertama karena Nestle bisa mengkaitkan produk susunya dengan kesukaan anak melukis, kedua dengan memikat anak-anak, Nestle dengan sendirinya akan mendapatkan atensi dari orangtua anak juga karena aktivitas anak hampir pasti akan melibatkan orangtua mereka.


Posisi strategi Public Relation dalam kenaikan Harga saham Astra Internasional

       Mengingat strategi posisi PR, Astra Internasional menempatkan posisi chief corporate secretary dan chief corporate communications berada langsung di bawah chief Executive officer dengan kewenangan penuh dalam fungsi strategi PR untuk mendukung manajemen dalam menciptakan citra yang positiv kepada publik. corporate communications membawahi devisi PR (publik) yang bertugas membangun strategi penyampaian pesan kepada stakeholder internal maupun exsternal. sedangkan, corporate strategi berkordinasi dengan chief: HRD,finance,legal, internal Audit, dan investor rel. utamanya untuk menangani bidang informasi, corporation governanc, Etika bisnis, dan Etika kerja DLL. yang semuanya menghasilkan reputasi, citra dan trust terhadap perusahaan, manajemen dan astra grup. saat ini, chief corporate secretary dan chief corporate communication Astra Internasional dijabat oleh Aminudin. sedangkan, devisi PR dikendalikan oleh Yuliana Warman yang membawahi External Relations Departmen (dindin), dan internal relation departmen di jabat oleh Yulian Warman juga.
      Sebagai perusahaan terbuka yang harus memiliki transparansi dan akuntabilitas tinggi, posisi strategi tersebut memiliki pengaruh yang signifikan, karena kemudian PR Astra Internasional dapat memiliki keleluasaan yang kuat untuk mengendalikan isu-isu yang berkaitan dengan kenaikan ataupun penurunan saham di bursa (jim macnamara).
 

Minggu, 27 Januari 2013

Bola salju Prita Mulyasari

      Kasus keluhan Prita Mulyasari dengan RS internasional OMNI merupakan salah satu contoh komplit bagaimana sebuah keluhan pelanggan bisa menjadi sebuah kritis yang cukup besar, bermula dari sebuah e-mail yang berisi keluhan Prita terhadap layanan RS internasional OMNI, beberapa milis dengan serentak menyebarkan e-mail tersebut secara berantai. Bukanya memberikan tanggapan atas keluhan Prita, RS OMNI malah menganggap bahwa prita mencemarkan nama baik, OMNI pun menuntut prita ke pengadilan, prita pun harus masuk penjara dengan tuduhan pencemaran nama baik.
       Penyelesaian hukum memang relatif cepat, tapi bukan berarti tepat. Apabila kalau keluhan sudah masuk keranah public dengan kandungan komunitas didalamnya yang cukup kuat. Dikomandani oleh blogger Ndoro kakung dan Enda, Prita dapat dukungan dari para blogger, dan ketika kompas memasukan kasusprita sebagai headline maka seluru komponen yang terlibat dalam kasus prita pun mendapat sorotan public.
    Kasus pun berkembang dari sekedar keluhan prita, kata "internasional" pada RS OMNI menjadi permasalahan, juga fasilitas medical check up gratis dari RS OMNI Pada kejaksaan. Anggota dewanpun meradang, menurut mentri kesehatan untuk mencabut izin RS OMNI. Bukan hanya dari blogger, ribuan orang pun dengan sengaja mem-posting surat keluhan prita ke milis-milis yang mereka miliki, dan menuliskan nama lengkap serta kesedihan untuk ditangkap karena tuduhan mencemarkan nama baik.
Berkaca dari kasus prita mulyasari maka polapenanganan keluhan memang sebaiknya disiapkan dalam bentuk sistem penanganan yang terpadu dengan bagian customer service.